Sebagai manusia, kita punya banyak hasrat (keinginan yang kuat), demikian juga di dalam bidang fotografi. Pada dasarnya kita ingin bisa membuat foto yang bagus. Tapi banyak orang yang mengira mengunakan kamera yang mahal berarti meningkatkan kualitas foto dan otomatis membuat kita menjadi seorang fotografer yang lebih handal.
Pemikiran tersebut sayang sekali sangat keliru.
Iklan kamera baru di media cetak: Murni hasrat untuk meningkatkan fotografi atau sebagai mainan baru saja?
Ada juga bahayanya mengunakan kamera yang terlampau canggih ketika kita baru belajar fotografi. Karena kamera canggih memiliki fungsi otomatis yang sudah cukup baik. Fungsi-fungsi tersebut membuat kita cenderung mengandalkan kamera untuk membuat foto. Kemudian lensa-lensa mahal yang canggih bila dipakai oleh pemula, malah bisa menjadi bumerang. Lensa mahal yang tajam, malah bisa menonjolkan kesalahan kita, atau menyembunyikan kesalahan kita. Misalnya lensa berbukaan besar membuat latar belakang menjadi kabur, sedemikian kaburnya sehingga kesalahan kita memilih latar belakang tertutupi.
Ditambah lagi dengan fungsi-fungsi perbaikan seperti active d-lighting, crop, filter effects dan ditambah dengan kehandalan Photoshop atau software lainnya dalam memoles foto berupaya menyembunyikan kesalahan-kesalahan kita.
Secanggih apapun fungsi otomatis kamera, kamera tidak tahu foto seperti apa yang kita inginkan. Kamera juga tidak bisa mengkomposisikan (mengatur elemen-elemen visual dalam foto) sehingga foto kita bercerita dengan efektif. Orang-orang yang baru membeli kamera dan lensa mahal lalu pun sering bingung, mengapa foto-fotonya tidak menarik seperti yang dia harapkan sebelum membeli kamera dan lensa tersebut.
Untuk menghasilkan foto-foto yang lebih baik dan artistik, intinya tetap tergantung pada fotografernya sendiri. Penting bagi kita untuk memahami dasar fotografi dan memiliki visi artistik. Lalu mengambil kendali atas kamera kita (bukan dikendalikan fungsi auto atau mengandalkan photoshop), kemudian baru menentukan alat yang paling cocok untuk jenis fotografi tersebut.
Maka dari itu, sebelum membeli kamera dan lensa yang terbaru dan termahal, penting menanyakan kepada diri sendiri, foto seperti apa yang saya ingin hasilkan? Kalau belum yakin, cobalah beberapa jenis fotografi dengan kamera yang kita punyai. Investasikan diri sendiri dengan belajar melalui membaca buku, blog, atau menghadiri kursus, seminar, workshop dan tentunya banyak latihan.
www.infofotogtrafi.com






0 komentar:
Posting Komentar